Minggu, 08 Januari 2012

Prokids, Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

GADING SERPONG, KOMPAS.com - Di Gading Serpong, Tangerang baru saja hadir pusat terapi dan homeschooling untuk anak berkebutuhan khusus bernama Prokids.
Anak-anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang, keterlambatan, maupun kesulitan belajar butuh terapi dan pendidikan khusus seperti ini. Mereka adalah anak-anak yang terdiagnosis Autisme, Asperger, PDD-NOS (Pervasive Developmental Disorder not Otherwise Specified), ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), Down Syndrome, Cerebral Palsy, Mental Retarded, ADD (Attention Deficit Disorder), Speech Delay, dan Slow Learner.
Terapi maupun jalur homeschooling berguna untuk tumbuh kembang anak menjadi lebih baik. Di Prokids anak-anak tersebut akan menjalani terapi perilaku, wicara, okupasi, sensori integrasi, fisioterapi, dan pendidikan khusus. Tergantung pada kelemahan yang dideritanya. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam hal ini. "Kita harus mengerti betul karakter anak," kata Lina Monica selaku Principle Prokids, Sabtu (7/1/2012).
Menurutnya semua pilihan ditentukan oleh orang tua. Lina juga menambahkan, yang penting anak-anak ini bisa merasa senang seperti anak normal lainnya. Misalnya Chelsea, anak umur 3,5 tahun ini menderita autis ringan. Anak autis bisa dibilang seolah memiliki dunia sendiri. Jika namanya dipanggil, Chelsea tidak pernah merespon, ia juga tidak pernah mau berbicara atau berinteraksi dengan orang lain. Sejak mengikuti terapi selama 2 bulan, Chelsea mengalami perkembangan yang pesat. Chelsea ditangani oleh tim okupasi terapis "Jika dipanggil ia mulai menengok, dan mulai mengerti perintah kecil," kata Elsa Tanty, orang tua Chelsea.

Mengenal Jenis-jenis Beasiswa

Berburu beasiswa, tak cukup hanya mencari informasi. Mengenal jenis-jenis beasiswa juga penting dilakukan untuk menemukan, beasiswa mana yang pas untuk karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat diburu, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Beberapa universitas umumnya memberikan beasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Ada juga beasiswa prestasi yang berbasis pada kecakapan akademik, budaya, dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada. Setiap pendonor beasiswa tentunya memiliki daya tarik dan aturan sendiri terkait beasiswa yang diberikan. Ketika Anda mempelajari beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya Anda harus mengetahui berapa banyak, dan alasan dibalik beasiswa tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa:

Beasiswa Penghargaan
Beasiswa ini biasanya diberikan kepada kandidat yang memiliki keunggulan akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Meski sangat kompetitif, beasiswa ini ada dalam berbagai bentuk.

Beasiswa Bantuan

Jenis beasiswa ini adalah untuk mendanai kegiatan akademik para mahasiswa yang kurang beruntung, tetapi memiliki prestasi. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.

Beasiswa Atletik
Universitas biasanya merekrut atlet populer untuk diberikan beasiswa dan dijadikan tim atletik perguruan tinggi mereka. Banyak atlet menyelesaikan pendidikan mereka secara gratis, tetapi membayarnya dengan prestasi olahraga. Beasiswa seperti ini biasanya tidak perlu dikejar, karena akan diberikan keada mereka yang memiliki prestasi.

Beasiswa Penuh
Banyak orang menilai bahwa beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan. Jika Anda benar-benar beruntung, tentunya Anda akan mendapatkan beasiwa seperti ini. Beasiswa akan diberikan untuk menutupi kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan. Namun, banyak beasiswa lainnya meng-cover biaya hidup, buku, atau sebagian dari uang sekolah.

Apapun jenis beasiswanya, Anda perlu benar-benar mempelajarinya. Jika sudah mendapatkannya, maka manfaatkan sebaik-baiknya! Selamat mencoba!